Betapa Aku Membenci Rokokmu

Aku membenci rokok seperti aku membenci jarak. Mereka menjauhkanmu dariku.

...

Aku membenci rokok karena mereka berasap. Buram dan bau.
Aku membenci rokok karena mereka menyesakkan dada dan memburamkan mata. Menyesakkan akal sehat dan memburamkan pikiran.
Aku membenci rokok karena mereka membunuh teman-temanku. Diam-diam dan menyenangkan, tanpa perlawanan. Membakar paru-paru mereka sendiri. Meminum racun dengan rutin setiap hari.
Aku membenci rokok karena ia menumpulkan perasaan. Teman-temanku mengajakku mati bersama rokok mereka. Menebarkan kematian dimana-mana. Mereka bangga menjadi pembunuh. Mereka membunuhku di sela tawa mereka. Mereka membunuhku bersama canda. Mereka tak lagi punya hati. Mereka membunuhku setiap hari.
Aku membenci rokok karena membuat teman-temanku menjadi jelek. Ia membuat mereka jelek dan mati.
Tak usah banyak alasan. Bahkan rasa bersalah kalian tidak akan membantu. Aku hanya ingin kalian tetap hidup bersamaku.
Aku membenci rokok dengan seluruh hidupku yang masih disisakan olehnya.
Aku membenci rokok dengan seluruh urat nadiku yang diracuni olehnya.

...

Dan untukmu, akan tiba hari dimana kau harus memilih, aku atau asapmu.

0 komentar:



Posting Komentar